ADMINISTRASI DESADOKUMEN

Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru

Arnando Baretho
×

Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru

Sebarkan artikel ini

Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru | Prontt.com, Laporan keuangan Bumdesa (Badan Usaha Milik Desa) adalah dokumen yang berisi catatan keuangan dan aktivitas keuangan Bumdesa selama periode tertentu. Laporan keuangan Bumdesa bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kondisi keuangan Bumdesa, melacak arus uang masuk dan keluar, serta mengidentifikasi kinerja keuangan Bumdesa.

Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru

Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru
Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru

BUM desa merupakan instrumen pendayagunan ekonomi lokal dengan berbgai ragam jenis potensi. Pendayagunaan potensi ini terutama bertujuan untuk peningkatan kesejahtraaan eklonomi warga desa melalui pengembanggan usaha ekonomi mereka. Disamping itu, keberadaaan BUM desa juga memberikan sumbangan bagi peningkatan sumber pendapatan asli desa yang memungkinkan desa mampu melaksanakan pembangunan dan peningkatan kesejahtraan rakyat secara optimal.

Demi kemajuan BUM Desa tersebut maka perlu adanya laporan pertanggungjawaban dari lembaga tersebut, sehingga BUM Desa dapat menjadi maju dan mendapatkan kepercayaan baik dari pemerintah maupun dari masyarakat, adapun laporan yang harus di buatkan yaitu lapoaran pertanggungjawaban sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2022, yaitu:

Pasal 58

(1) Pelaksana operasional wajib menyiapkan laporan berkala yang memuat pelaksanaan rencana program kerja BUM Desa/BUM Desa bersama.

(2) Laporan berkala sebagairnana dimaksud pada ayat (1) meliputi laporan semesteran dan laporan tahunan.

(3) Laporan semesteran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan kepada penasihat.

(4) Laporan semesteran sebagai mana dimaksud pada ayat (3) paling sedikit memuat:

laporan posisi keuangan semesteran dan perhitungan laba rugi semesteran serta penjelasannya; dan

b rincian masalah yang timbul selama 1 semester yang memengaruhi kegiatan Desa/BUM Desa bersama.

(5) Laporan tahunan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan kepada Musyawarah Desa/Musyawarah Antar Desa setelah ditelaah oleh penasihat dan pengawas.

(6) Laporan tahunan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) paling sedikit memuat:

perhitungan tahunan yang terdiri atas laporan posisi keuangan akhir tahun buku yang baru berakhir dan perhitungan laba rugi dari tahun buku. yang bersangkutan serta penjelasannya;
laporan posisi keuangan dan perhitungan laporan laba rugi konsolidasi dari Unit Usaha BUM Desa/BUM Desa bersama;
laporan mengenai keadaan dan jalannya BUM Desa/BUM Desa bersama serta hasil yang telah dicapai;
kegiatan utama BUM Desa/BUM Desa. Bersama dan perubahan selama tahun buku;
rincian masalah yang timbul selama tahun bukti yang memengaruhi kcgiatan BUM Desa/BUM Desa bersama; dan
laporan mengenai tugas pengurusan oleh pelaksana operasional, pengawasan oleh pengawas, dan pemberian nasihat oleh penasihat yang telah dilaksanakan selama tahun buku yang baru berakhir.

Read:  Berita Acara Musyawarah Desa Tentang Penyesuaian Badan Usaha Milik Desa

(7) Selain laporan berkala sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pelaksana operasional sewaktu-waktu dapat memberikan laporan khusus kepada pengawas dan/atau Musyawarah Desa/Musyawarah Antar Desa.

 

Pasal 59

(1) Hasil Musyawarah Desa dan/atau Musyawarah Antar Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 ayat (5) dipublikasikan melalui alat media massa dan penyebaran informasi publik yang mudah diakses masyarakat Desa.

(2) Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memutuskan penerimaan laporan tahunan BUM Desa/BUM Desa bersama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 ayat (5) serta memutuskan penggunaan hasil Usaha BUM Desa/BUM Desa bersama yang menjadi bagian Desa.

(3) Penerimaan laporan tahunan BUM Desa/BUM Desa bersama oleh Musyawarah Desa/Musyawarah Antar Desa membebaskan tanggung jawab penasihat, pelaksana operasional, dan pengawas atas pelaksanaan tugas dan wewenang dalam tahun buku yang berakhir,

Laporan Keuangan BUM Desa

Laporan keuangan Bumdesa biasanya terdiri dari tiga bagian utama yaitu:

Laporan Neraca: Laporan yang menunjukkan jumlah aset, kewajiban, dan ekuitas Bumdesa pada akhir periode tertentu.

Laporan Laba Rugi: Laporan yang menunjukkan pendapatan, biaya, dan laba atau rugi Bumdesa selama periode tertentu.

Laporan Arus Kas: Laporan yang menunjukkan jumlah kas masuk dan keluar Bumdesa selama periode tertentu.

Laporan keuangan Bumdesa ini penting untuk kepentingan manajemen Bumdesa, pemerintah desa, dan masyarakat desa. Dengan memiliki laporan keuangan yang transparan dan akurat, Bumdesa dapat memantau kinerja keuangan dan mengambil keputusan yang lebih baik untuk keberlangsungan dan pengembangan usaha di desa.

Berikut ini adalah Keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 136 Tahun 2022 tentang Panduan Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa. dalam regulasi ini terdapat 3 lampiran panduan, yaitu panduan penyusunan laporan keuangan BUMDesa, panduan penyusunan laporan keuangan BUMDesa Bersama, panduan penyusunan laporan keuangan BUMDesa Bersama Lembaga Keuangan Desa (LKD).

Langkah Mudah Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes

Dalam penyususnan Laporan Keuangan BUMDES, ada hal utama yang perlu kita perhatikan yaitu perihal Kewenangan Lokal Skala Desa. Jadi Kewenangan Pelaporan Keuangan BUMDES ini lokal skala desa.

Secara umum ada tujuh langkah mudah dalam penyusunan pelaporan keuangan BUMDES yaitu sebagai berikut ;

  1. Mencatat pendapatan dan penerimaan
    Mencatat Pendapatan dan Penerima disini adalah mencatat semua transaksi yang masuk dari hasil transaksi unit usaha bumdes. Ini bisa berupa hasil penjualan produk bumdes dan lain sebagainya. Mencatat pendapatan ini harus dilakukan secara terus menerus dan jangan sampai terlewatkan. Karenan nantinya pendapatan ini bisa digunakan untuk mengetahui berapa Omset yang dihasilkan oleh BUMDES dalam suatu Periode.
  2. Mencatat pengeluaran
    Sama halnya dengan pendapatan, pengeluaran juga harus dicatat dengan baik dan jangan sampai terlewat. Karena nantinya pengeluaran juga akan digunakan untuk menghitung berapa biaya operasional yang dikeluarkan oleh BUMDES dalam satu periode/bulan/triwulan/semesteran atau tahunan.
  3. Mencatat piutang dan hutang
    Dengan mencatat Piutang dan Hutang secara rinci juga bisa akan digunakan untuk pengambilan keputusan dalam sebuah periode. Apakah nantinya piutang lebih besar daripada hutang atau sebaliknya. Hal ini bisa digunakan sebagai acuan oleh pemerintah desa atau ketua BUMDES dalam pengambilan sebuah keputusan.
  4. Mencatat persediaan
    Mencatat persediaan ini adalah mencatat persediaan barang untuk BUMDES. Misalnya persediaan produk dari sebuah usaha bumdes atau bahkan Persediaan Alat Tulis Kantor ATK semuanya harus ditulis. Agar nantinya memudahkan untuk membeli terlebih dahulu barang yang benar-benar dibutuhkan terlebih dahulu.
  5. Mencatat asset tetap
    Mencatat aset tetap ini bisa berupa gedung, tanah, kendaraan, mesin produksi dan lain sebagainya. Mencatat Aset Tetap ini bisa digunakan untuk menarik investor dan mengetahui jumlah aset yang dimiliki oleh BUMDES.
  6. Mencatat penggajian, penyesuaian, tutup buku
    Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah uang yang digunakan untuk menggaji karyawan dan sebagai pelaporan keuangan kepada pimpinan atau Pemerintah Desa.
  7. Menyusun pelaporan
    Dalam Pelaporan BUMDES, hal yang utama yang perlu diperhatikan adalah Pelaporan Keuangan ini bisa diterima oleh Pemerintah Desa lewat Musdes. Jika tidak ada yang merasa kecewa dengan pelaporan keuangan yang diberikan maka pelaporan keuangan ini sudah berhasil.
Read:  Anggaran Dasar Pendirian BUM Desa Bersama (BUMDesma)

 

Contoh Daftar Isi Laporan Tahunan BUm Desa Terbaru

DAFTAR ISI

LEMBAR PERTANGGUNGJAWABAN LAPORAN TAHUNAN.. 2

BAB II KHTISAR PENCAPAIAN BUM DESA SELAMA SATU TAHUN.. 3

BAB II LAPORAN MANAJEMEN.. 4

Laporan Pelaksana Operasional 4
Laporan Pengawasan. 5
BAB III PROFIL BUM DESA. 6

Visi dan Misi Visi 6
Struktur organisasi dan daftar SDM.. 6
Kepemilikan Modal 7
BAB IV KINERJA BUM DESA. 8

Kondisi Sumber Daya Manusia. 8
Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa Uraian Perkembangan Usaha A 8
Progress Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha. 8
Kondisi Keuangan. 8
BAB V PERMASALAHAN YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN USAHA. 9

BAB VI POTENSI, PELUANG DAN PROSPEK USAHA. 10

Potensi 10
Peluang. 10
Prospek Usaha. 10
BAB VIII LAPORAN KEUANGAN.. 11

Laporan Laba Rugi 11
Perubahan Modal 12
Neraca. 13
Arus Kas. 15
Catatan Atas Laporan Keuangan. 17
LAMPIRAN.. 18

 

Download Contoh Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru

 

Contoh format atau lampiran dokumen Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru dalam bentuk format word.

 

Nama File : Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru – prontt.com – lokerntt.com
Format      : Docx
Size            : 380 Kb
SEMUA FILE YANG KAMI BAGIKAN, DALAM BENTUK FILE WINRAR AGAR AMAN DARI VIRUS.
PASTIKAN ANDA MENGINSTAL APLIKASI WINRAR VERSI TERBARU.

Link Unduh :

Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru

 

Menarik Untuk Anda Baca

 

 

Sekian artikel mengenai Laporan Tahunan BUM Desa Terbaru | Prontt.com semoga bermanfaat. Salam. (*)

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar